Desain grafis pratinjau pertandingan sepak bola yang dinamis dan berenergi tinggi untuk duel Bournemouth vs Everton. Gambar menampilkan logo kedua tim, AFC Bournemouth (The Cherries) di sisi kiri dengan warna merah-hitam yang dominan, dan Everton FC (The Toffees) di sisi kanan dengan warna biru kobalt. Di tengah, fokus utama adalah gambar aksi dua pemain kunci dari masing-masing tim yang sedang berlari atau berebut bola di lapangan, dengan latar belakang stadion yang buram (Vitality Stadium) dan lampu sorot yang dramatis. Gunakan palet warna yang kontras, seperti merah dan biru yang intens, dengan aksen kuning atau putih terang untuk judul dan skor prediksi. Gaya visual harus modern, tajam, dan profesional, mencerminkan suasana pertandingan Liga Premier. Tambahkan teks judul seperti 'BOUR v EVE' atau 'PREDIKSI SKOR' secara halus. Komposisi harus seimbang dan menonjolkan persaingan kedua tim.

Dalam Prediksi Bournemouth vs Everton kali ini, kedua tim akan berupaya keras untuk kembali ke performa terbaik mereka. Setelah kedua tim menderita kekalahan yang mengecewakan pada hari Sabtu lalu, mereka akan bertemu di Pantai Selatan pada Selasa malam ini dengan tekad meraih poin penuh.

The Cherries saat ini sedang dalam periode sulit, tanpa kemenangan dalam empat pertandingan liga terakhir mereka. Situasi semakin memburuk setelah mereka membuang keunggulan dua gol dan akhirnya kalah 3-2 dari Sunderland pada akhir pekan lalu.

Di sisi lain, The Toffees juga datang dengan luka yang dalam. Setelah sempat mencatatkan dua kemenangan beruntun dengan clean sheet, mereka justru dihancurkan 4-1 di kandang sendiri oleh Newcastle United. Pasar taruhan saat ini menempatkan Bournemouth sebagai favorit dalam duel ini.

Rekomendasi Taruhan: Bournemouth Menang dan Total Gol Lebih dari 2.5

Melihat kondisi kedua tim yang sama-sama ingin bangkit namun memiliki masalah di lini belakang, laga ini diprediksi akan terbuka. Kombinasi kemenangan tuan rumah dengan jumlah gol yang tercipta menjadi opsi menarik bagi para petaruh.

Berita Tim dan Absensi Pemain

Kekalahan menyakitkan dari Sunderland bukan satu-satunya masalah bagi Bournemouth. Pelatih Andoni Iraola kini harus memutar otak karena kehilangan tiga pemain kunci akibat skorsing untuk laga melawan Everton.

Lewis Cook menerima kartu merah langsung karena menyikut gelandang Sunderland, Noah Sadiki, di masa injury time babak kedua. Selain itu, David Brooks dan Marcos Senesi juga harus absen karena telah mengumpulkan lima kartu kuning musim ini.

Daftar absen tuan rumah semakin panjang dengan cedera. Ben Gannon-Doak mengalami cedera hamstring saat membela Skotlandia dalam kemenangan sensasional atas Denmark, sementara gelandang kreatif Ryan Christie juga harus menepi karena cedera lutut ringan.

Masalah kedisiplinan juga melanda skuad asuhan David Moyes. Idrissa Gueye masih menjalani sanksi larangan bertanding (laga kedua dari tiga pertandingan) menyusul perselisihannya dengan rekan setim, Michael Keane, pekan lalu.

Tim Iroegbunam, yang mengisi posisi Gueye saat melawan Newcastle, tampil kurang memuaskan dan ditarik keluar saat turun minum. Situasi ini membuka peluang bagi playmaker asal Argentina, Carlos Alcaraz—yang menggantikan Iroegbunam pada Sabtu malam—untuk tampil sebagai starter ketiganya musim ini.

Di lini pertahanan Everton, Seamus Coleman absen karena cedera paha, sementara Nathan Patterson, Merlin Röhl, dan Jarrad Branthwaite juga masih berada di ruang perawatan.

Statistik Pertandingan & Head to Head

Foto aksi close-up pemain AFC Bournemouth (The Cherries) yang sedang merayakan gol atau kemenangan di lapangan. Fokus utama adalah pada dua atau tiga pemain yang berpelukan erat atau mengangkat tangan mereka ke udara dalam kegembiraan murni. Wajah pemain harus terlihat jelas, menunjukkan emosi kelegaan dan kegembiraan, terutama di bawah guyuran cahaya sorot stadion yang kuat di malam hari. Warna-warna jersey merah dan hitam Bournemouth harus terlihat jenuh dan menonjol. Latar belakang harus buram, menunjukkan kerumunan penonton yang merayakan di tribun (merah/hitam) untuk menekankan atmosfer kandang yang solid. Gaya fotografi harus sinematik dan tajam, menangkap momen puncak euforia olahraga yang mendukung narasi kemenangan kandang.

Bournemouth memiliki rekor kandang yang cukup solid di Vitality Stadium. Mereka telah mengumpulkan 14 poin dari enam pertandingan kandang. Sebelum rentetan hasil buruk di bulan November, Bournemouth hanya menelan satu kekalahan di Liga Premier musim ini, yaitu saat kalah 4-2 dari Liverpool di pekan pembuka.

Dari segi produktivitas, The Cherries sangat berbahaya. Hanya tiga tim elit—Chelsea, Manchester City, dan Arsenal—yang mencetak gol lebih banyak daripada Bournemouth di Liga Premier musim ini.

Sebaliknya, Everton memiliki catatan gol yang minim, lebih sedikit dari 16 tim lain di kasta tertinggi Inggris, meskipun hampir separuh dari total 14 gol mereka dicetak dalam laga tandang.

Satu fakta Head to Head yang sangat menguntungkan tuan rumah adalah sejarah pertemuan di stadion ini. Everton tercatat belum pernah memenangkan pertandingan liga di Vitality Stadium, dan ini akan menjadi percobaan kesembilan mereka sejak November 2015.

Prediksi Skor

Meskipun Everton memiliki rekor pertemuan terkini yang sedikit lebih baik secara keseluruhan, sulit untuk melihat mereka bisa mengatasi perlawanan Bournemouth pada hari Selasa.

Pasukan David Moyes sempat mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga sebelum dipermalukan oleh The Magpies, namun cara mereka kalah telak tersebut pasti membuat sang manajer frustrasi.

Di sisi lain, tuan rumah memang belum menang dalam empat laga terakhir setelah awal musim yang luar biasa. The Dorset juga gagal mencatatkan clean sheet selama periode sulit tersebut. Namun, kualitas yang mereka miliki di lini depan seharusnya cukup untuk membawa mereka meraih kemenangan pada Selasa malam.

Mengingat dominasi Bournemouth di kandang dalam pertemuan ini dan posisi liga mereka yang lebih superior, Prediksi Bournemouth vs Everton mengarah pada kemenangan The Cherries dengan cukup nyaman.

Prediksi: Bournemouth Menang dan Total Gol Lebih dari 2.5 (Peluang 2/1).