
Timnas Indonesia berhasil lolos ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah menutup Round 3 dengan 12 poin dan kemenangan 1-0 atas China. Di Round 4, skuad Garuda akan bertemu tim-tim kuat Asia dalam format turnamen terpusat. Artikel ini merangkum skenario Round 3 dan Round 4, prediksi pengamat—termasuk skenario imbang melawan Arab Saudi dan kemenangan atas Irak—serta mengapa peluang dianggap lebih besar jika satu grup dengan Oman.
Dari Round 3 ke Round 4: Peta Perjalanan Timnas
Di Round 3 kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia menempati posisi keempat Grup C dengan 12 poin. Kemenangan 1-0 atas China pada 5 Juni 2025 memastikan tiket ke Round 4. Enam tim dari putaran ketiga—termasuk Indonesia—lalu dibagi ke dua grup berisi tiga tim di Round 4. Formatnya bukan kandang-tandang, melainkan home tournament (turnamen terpusat) pada 6–14 Oktober 2025, dengan pengundian 17 Juli 2025. Indonesia masuk pot ketiga; calon lawan dari pot pertama (Arab Saudi atau Qatar) dan pot kedua (Irak atau Uni Emirat Arab). Hanya juara grup yang lolos langsung ke Piala Dunia 2026; runner-up grup lanjut ke Round 5 (playoff antar konfederasi). [cite: Detik Sport, Bola.com]
Prediksi Pengamat: Imbang Saudi, Menang vs Irak
Pengamat memberi prediksi beragam. Sebagian sumber memprediksi skenario optimistis: imbang melawan Arab Saudi dan menang atas Irak. Mantan gelandang Timnas Ansyari Lubis menilai peluang Indonesia cukup besar karena punya modal hasil sebelumnya: seri 1-1 di Jeddah dan kemenangan 2-0 di Jakarta atas Arab Saudi di putaran ketiga. Dengan catatan itu, skenario imbang di Round 4 dianggap realistis. Kemenangan atas Irak akan memberi poin penting untuk bersaing juara grup. Di sisi lain, pelatih nasional Rasiman mengingatkan bahwa Arab Saudi dan Irak lebih unggul di peringkat FIFA dan berpengalaman di level internasional, sehingga Timnas bakal kesulitan. [cite: Bola.com, Bola.net]

Jadwal resmi menempatkan Indonesia melawan Arab Saudi pada 8 Oktober dan Irak pada 11 Oktober 2025, dengan kedua laga di King Saud University Stadium, Riyadh. Faktor cuaca dan kondisi Timur Tengah jadi tantangan tambahan. Jika skenario imbang–menang terwujud, Indonesia berpeluang mengumpulkan 4 poin; menurut skenario umum, 4 poin (1 menang, 1 imbang) memberi peluang besar lolos langsung atau setidaknya bersaing ketat hingga laga terakhir.
Peluang Lebih Besar Satu Grup dengan Oman
Enam tim Round 4 adalah Indonesia, Arab Saudi, Qatar, Irak, UEA, dan Oman. Analisis skenario sering menyebut: peluang Indonesia lebih besar jika satu grup dengan Oman. Alasannya, catatan pertemuan Indonesia vs Oman relatif seimbang dibandingkan dengan catatan melawan Arab Saudi, Qatar, UEA, dan Irak yang secara historis tidak menguntungkan. Oman lolos ke Round 4 sebagai peringkat keempat Grup B putaran ketiga dengan 11 poin. Baik Indonesia maupun Oman belum pernah lolos ke putaran final Piala Dunia, sehingga pertarungan di grup yang berisi Oman dianggap lebih terbuka. [cite: Merdeka.com]

Pengundian 17 Juli 2025 akan menentukan apakah Indonesia sekelompok dengan Oman atau justru dengan Qatar/UAE. Hasil undian sangat memengaruhi hitungan peluang lolos langsung ke Piala Dunia 2026.
Hitungan Poin dan Skenario Lolos Round 4
Aturan Round 4 singkat: setiap tim hanya bermain dua laga (satu kali vs masing-masing lawan di grup). Enam poin (dua kemenangan) berarti lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Empat poin (satu menang, satu imbang) memberi peluang besar lolos langsung. Tiga poin masih membuka peluang, dengan risiko lanjut ke Round 5. Posisi runner-up grup berarti masuk Round 5 playoff melawan wakil konfederasi lain (Afrika, Amerika Selatan, CONCACAF), yang secara umum lebih berat. [cite: Bola.com, Jabarekspres]
Kesimpulan dan Langkah ke Depan
Tinjauan skenario Round 3 dan Round 4 menunjukkan bahwa Timnas Indonesia punya modal dari hasil imbang dan menang atas Arab Saudi di Round 3, serta prediksi pengamat yang memungkinkan skenario imbang vs Saudi dan menang vs Irak di Round 4. Peluang dianggap lebih besar jika satu grup dengan Oman. Tantangan utama tetap kualitas lawan, kondisi lapangan di Timur Tengah, dan konsistensi performa. Timnas indonesia hari ini perlu memaksimalkan persiapan menuju pengundian Juli dan laga Oktober 2025 agar hitungan skenario lolos Piala Dunia 2026 Round 4 bisa mendekati kenyataan.